Puisi Drama Musikal

Jadilah.com - Dan berikut di bawah ini merupakan Puisi Drama Musikal yangbisa saya sajikan pada kesempatan kali ini, simak saja berikut di bawah ini :

Puisi Drama Musikal
Oleh: Bahauddin

Seekor piton raksasa yang masuk lewat hidungnya menari riang di tengah lapangan peluru. Anak panah merah jambu yang ia bungkus dalam kertas kado telah tersampaikan dengan baik kepada mempelai wanita, tepat sejengkal di bawah bahu kirinya. Mata katak terpejam sejenak, membayangkan jika pernikahan mereka tak akan direstui. Ular piton raksasa mendapat pukulan dan tendangan dewa petir.


Di langit, awan dan abu-abu membentuk jari kupu-kupu. Tapi lebih banyak kupu-kupu di perut mereka. Kini mereka sembunyi di balik telinga setiap wisatawan. Bahkan serigala tak sanggup mencium bulu kuduk mereka. Di semak belukar di punggung sang singa dan hulubalang istana, seumur hidup mereka terus bernyanyi.

Itulah "Puisi Drama Musikal", semoga bermanfaat.