Cara Penanaman Karet Yang Baik

Cara Penanaman Karet Yang Baik | Bibit Karet | Artikel Cara Penanaman Karet | Sistem cara Penanaman Karet | Kumpulan Cara Penanaman Karet | Tata cara penanaman karet

Jadilah.com - Tidak seperti halnya teknis penanaman tanaman lainnya seprti Teknis Budidaya Kacang Panjang, atau mungkin Budidaya Jamur Kuping yang telah saya bawakan pada informasi sebelumnya, karet atau penanaman karet memiliki cara tersendiri untuk melakukannya. Ada beberapa cara atau pun langkah yang harus di ikuti dalam penanaman karet, dan dibawah ini merupakan salah satu langkah yang sudah terkumpul secara rinci, langsung saja:

Seleksi bibit
Sebelum bibit ditanam, terlebih dahulu dilakukan seleksi bibit untuk memperoleh bahan tanam yang memeliki sifat-sifat umum yang baik antara lain : berproduksitinggi, responsif terhadap stimulasi hasil, resitensi terhadap serangan hama dan penyakit daun dan kulit, serta pemulihan luka kulit yang baik.

Beberapa syarat yang harus dipenuhi bibit siap tanam adalah antara lain :
Bibit karet di polybag yang sudah berpayung dua. - Mata okulasi benar-benar baik dan telah mulai bertunas.

Akar tunggang tumbuh baik dan mempunyai akar lateral
Bebas dari penyakit jamur akar (Jamur Akar Putih).

Kebutuhan bibit
Dengan jarak tanam 7 m x 3 m (untuk tanah landai), diperlukan bibit tanaman karet untuk penanaman sebanyak 476 bibit, dan cadangan untuk penyulaman sebanyak 47 (10%) sehingga untuk setiap hektar kebun diperlukan sebanyak 523 batang bibit karet.

Penanaman
Pada umumnya penanaman karet di lapangan dilaksanakan pada musim penghujan yakni antara bulan September sampai Desember dimana curah hujan sudah cukup banyak, dan hari hujan telah lebih dari 100 hari. Pada saat penanaman, tanah penutup lubang dipergunakan top soil yang telah dicampur dengan pupuk RP 100 gram per lubang, disamping pemupukan dengan urea 50 gram dan SP - 36 sebesar 100 gram sebagai pupuk dasar.

Pemeliharaan Tanaman
Pemeliharaan yang umum dilakukan pada perkebunan tanaman karet meliputi pengendalian gulma, pemupukan dan pemberantasan penyakit tanaman.

Pengendalian gulma
Areal pertanaman karet, baik tanaman belum
menghasilkan (TBM) maupun tanaman sudah menghasilkan (TM) harus bebas dari gulma seperti alang-alang, Mekania, Eupatorium, dll sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik. Untuk mencapai hal tersebut, penyiangan pada tahun pertama dilakukan berdasarkan umur tanaman seperti berikut:

Tabel 1. Frekuensi Pengendalian Gulma dengan Herbisida berdasarkan Umur Tanaman

Program pemupukan
Selain pupuk dasar yang telah diberikan pada saat penanaman, program pemupukan secara berkelanjutan pada tanaman karet harus dilakukan dengan dosis yang seimbang dua kali pemberian dalam setahun. Jadwal pemupukan pada semeseter I yakni pada Januari/Februari dan pada semester II yaitu Juli/Agustus. Seminggu sebelum pemupukan, gawangan lebih dahulu digaru dan piringan tanaman dibersihkan. Pemberian SP-36 biasanya dilakukan dua minggu lebih dahulu dari Urea dan KCl. Program dan dosis pemupukan tanaman karet secara umum dapat dilihat pada Tabel berikut.

Tabel 2. Rekomendasi Umum Pemupukan Tanaman Belum Menghasilkan

Tabel 3. Rekomendasi Umum Pemupukan Tanaman Menghasilkan

Sementara itu untuk tanaman kacangan penutup tanah, diberikan pupuk RP sebanyak 200 kg/ha, yang pemberiannya dapat dilanjutkan sampai dengan tahun ke-2 (TBM-2) apabila pertumbuhannya kurang baik.

Nah itulah Cara Penanaman Karet Yang Baik | Bibit Karet | Artikel Cara Penanaman Karet | Sistem cara Penanaman Karet | Kumpulan Cara Penanaman Karet | Tata cara penanaman karet yang dapat saya informasikan untukanda, dan nantikan kelanjutan dari penanamannya pada postingan berikutnya.Semoga bermanfaat.